Saturday, January 7, 2012

kotak ajaib versi anak umur 5 tahun

gambaran saya waktu masih kecil (sebelah kiri)
Wah, saya ternyata sedang semangat sekali untuk mengisi blog saya ini. Supaya terlihat lebih ramai saya harus sering-sering posting. Cuman susahnya kalo lagi pikiran buntu. Sebenarnya ada banyak sekali ide cerita yang muncul dan ingin saya posting di blog ini, tapi biasanya ide-ide itu muncul ketika saya mau tidur, atau lagi dijalan atau bahkan ketika lagi pup :P. Mengingat kelemahan saya yang agak pelupa, biasanya ketika saya mengakhiri kegiatan-kegiatan tsb (tidur, lagi dijalan, ato lg pup) maka hilang juga ide-ide tersebut. Bagaikan menguap tiba-tiba.

Tapi sekarang saya sedang punya satu cerita yang ingin saya tulis. Cerita dimasa kanak-kanak saya.
Dulu waktu kecil saya terkenal nakal/mbeling, susah dibilangin dan kadang terlalu kreatif (kalo ga bisa dibilang cerdas :P).


Saya masih ingat, ketika saya masih umur sekitar 5 atau 6 tahun, Bapak saya pulang kerumah dengan membawa kotak ajaib seukuran dada orang dewasa. Kenapa saya bilang kotak ajaib, karena ketika kotak dibuka akan terasa ada hawa dingin keluar dari dalamnya. Selain itu, mirip seperti rumah, didalam kotak ajaib ini juga ada lampu kecil yang akan menyala ketika kotak ajaib ini dibuka, tepat dibawah lampu ada tatakan terbuat dari plastik sehingga membentuk suatu ruangan terbuka dibawah lampu tsb (besarnya cukup untuk menampung 1 lunch box anak TK). Dan satu yang paling menjadi favorit saya dari kota ajaib ini, tepat disebelah lampu ada ruangan kecil dengan pintu transparan yang kalau kita letakkan air didalamnya bisa berubah menjadi es (yah udah ly, susah amat sih bilang kulkas ini heheeh). Dan saya selalu beranggapan bahwa lampu inilah yang mengubah air menjadi es (heheeheh)

Setelah kedatangan kotak ajaib ini yang namanya kata Bapak Ibu saya adalah kulkas, benda ini menjadi benda favorit saya waktu itu. Sedikit-sedikit saya akan selalu mampir ke dapur untuk sekedar mengecek keadaannya (yang selalu baik-baik saja tentunya). Saya akan selalu menjerit kegirangan ketika saya membuka pintu kotak ajaib dan menemukan ada cahaya didalam kotak ini begitu juga ketika saya akan menutup kotak ini dengan perlahan, maka takjub jua saya pada waktu cahaya tsb menghilang. Sungguh ajaib heheeheh

Hingga suatu ketika, komplek tempat saya tinggal mengalami mati listrik. Curiga dengan kondisi rumah yang gelap saya langsung mengecek kondisi kotak ajaib saya. Dan saya cukup terkejut karena mendapati tidak ada cahaya yang keluar dari kotak ajaib ini (yah tentu saja, wong mati listrik :P). Terus saya tanya kepada Ibu saya, kenapa dari kulkas tidak keluar cahaya lagi. Ibu saya cuman menjawab kalau listrik mati. Hanya itu saja, tanpa penjelasan lainnya.

Hari semakin gelap dan tentu saja tanpa penerangan karena saat itu listrik mati. Supaya tidak terlalu gelap Ibu saya menyalakan lampu minyak dan beberapa lilin yang ditaruh ditempat-tempat yang aman tentunya untuk mencegah tidak terjadinya kebakaran.

Tanpa sepengetahuan Ibu saya, akal saya yang masih kecil dan polos mengambil satu lilin yang belum dihidupkan dan menghidupkan lilin tersebut dengan cara mengambil nyala api dari lilin yang sudah menyala. Dan kemudian saya memasukkan lilin tersebuut kedalam kotak ajaib saya, menempatkannya persis ditatakan dibawah lampu yang mati. Saya tersenyum puas, kotak ajaib saya mengeluarkan cahayanya lagi.

Dengan perasaan bangga, saya menghampiri Ibu saya dan menyampaikan kalo kulkas udah nyala. Ibu saya jelas bertanya-tanya, karena keadaan masih gelap pertanda listrik belum hidup. Ibu saya tidak percaya dan mengatakan bahwa itu tidak mungkin karena listrik masih mati. Akhirnya saya menarik Ibu saya kedapur menuju kotak ajaib saya dan sesampaikan dsana saya katakan "tuhkan, udh nyala, udah terang skrg" sambil senyum senang. Reaksi Ibu saya ternyata tidak sama dengan saya. Saya masih ingat benar, Ibu saya terpekik kaget dan teriak tanda marah. Karena sebagian atas kulkas meleleh karena terbakar lilin (mengingat bagian dalam kulkas sebagian besar terbuat dari plastik). Ibu saya cepat2 meniup lilin untuk mencegah lelehan melebar. Saya hampir menimbulkan kebakaran dirumah saya sndiri.

Bukannya menerima pujian, malam itu saya dimarahin habis-habisan oleh Ibu saya karena merusak kulkas yang kalo tidak diketahui segera bisa menimbulkan kebakaran. Saya hanya bisa menangis dikamar karena dimarahi. Keesokan hari, ketika bangun pagi saya mengecek kembali kotak ajaib saya dengan perasaan tidak menentu, ternyata cahaya nya sudah muncul kembali, namun sayang didekat posisi lampu meninggalkan bekas terbakar berupa plastik meleleh dan berwarna gosong. Ah tapi gapapa, yang penting kotak ajaib saya masih ajaib :)